Pantai Kartini


    Obyek Wisata Pantai Kartini terletak kurang lebih 2,5 km ke arah barat dari Pendopo Kabupaten Jepara. Obyek wisata ini berada di kelurahan Bulu kecamatan Jepara dan merupakan obyek wisata alam yang menjadi dambaan wisatawan. Berbagai sarana pendukung seperti dermaga penyebrangan ke pulau panjang, pelabuhan ke kepulauan karimunjawa, “Aquarium Ikan Raksasa” berwujud Kura-kura, Hotel, homestay, tempat ibadah, dan lain-lain telah tersedia untuk para pengunjung. 

    Suasana di sekitar pantai yang cukup sejuk sehingga memberikan kesan tersendiri buat pengunjung, sehingga tempat ini sangat cocok untuk rekreasi keluarga atau acara santai lainnya.

    Ditempat ini pula para pengunjung dapat melepaskan lelah dengan duduk-dudukbawah gazebo sambil menghirup udara segar bersama terpaan angin laut. Terdapat pula deretan toko souvenir kerajinan laut yang dapat dijadikan buah tangan para wisatawan. Kawasan Pantai Kartini ini merupakan kawasan yang strategis, karena sebagai jalur transportasi laut menuju obyek wisata Taman laut Nasional Karimunjawa dan Pulau Panjang.

    Selain itu Pantai Kartini tidak bisa lepas dari event budaya masyarakat jepara yang disebut “Lomban”. Event ini merupakan event budaya milik masyarakat Kabupaten Jepara yang berlangsung selama 1 hari tepatnya pada tanggal 8 Syawal atau seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri. Sebetulnya nama obyek wisata Pantai Kartini lebih dikenal masyarakat jepara dengan sebutan “Mandian” pikiran mereka langsung tertuju pada satu maksud yaitu Pantai Kartini, bukan obyek wisata yang lain. Istilah “Mandian” berasal dari kata “Pemandian” yang mengandung pengertian “tempat untuk mandi”. Pemakaian kata tersebut karena,obyek wisata Pantai Kartini terdapat sebuah tempat khusus untuk mandi yang dipercaya dapat menyembuhkan penyakit kulit. Letak tempat tersebut tepatnya berada di bagian pantai yang paling barat dan oleh masyarakat dikenal dengan sebutan “Poncol”. Biasanya para pengunjung melakukan mandi di tempat ini pada waktu fajar dan sore menjelang senja sekaligus menyaksikan keindahan sunset. Sampai sekarang lokasi ini masih tetap digunakan untuk mandi para penderita kulit gatal-gatal & rematik dengan harapan sakitnya segera sembuh. Sementara itu diriwayatkan bahwa komplek Pantai Kartini dulu merupakan sebuah pulau yang banyak ditumbuhi rerimbunan tanaman kelor, sehingga pulau tersebut terkenal dengan sebutan Pulau Kelor. Saat itu pulau Kelor masih terpisah dengan daratan di Jepara. Oleh karena proses sedimentas, maka lama kelamaan antara pulau-pulau tersebut bersatu. Pulau Kelor dulu didiami oleh seorang Melayu bernama Encik Lanang atas jasanya dalam membantu Belanda dalam perang Bali.

    Di komplek Pantai Kartini pula sekaligus tempat pemakaman Cik Lanang dan sampai sekarang makam tersebut selalu diziarahi oleh para nelayan sebelum pesta lomban berlangsung. Selain itu Pantai Kartini juga merupakan bukti sejarah yang tidak akan lepas/sirna dari kehidupan pribadi tokoh emansipasi wanits RA Kartini. Pantai yang jaraknya tidak begitu jauh dari rumah kediaman (Pendopo Kabupaten) dimana beliau dibesarkan ini memang dulu menjadi daerah tujuan wisata bagi keluarga/kerabat Kabupaten untuk beristirahat dan melepas lelah. Di pantai ini pula RA Kartini pada masa kecilnya sering bermain-main dan bercanda ria bersama-sama saudaranya. Akhirnya sebagai ungkapan penghargaan dan untuk mengingat kebesaran perjuangan RA Kartini maka pantai tersebut dinamakan “Pantai Kartini”.

Komentar